Kepada suamiku ; matamu yang mengerling gemintang. Hatimu yang menjulang kerendahan.

Yang kuingat sepanjang pernikahan ini adalah aku akan menjadi wanitanya orang besar, yaitu suamiku. Ya, kelak ia akan menjadi orang besar dan akan terkenang dalam bingkai sejarah. Setiap malam kulihat matanya yang nyala-nyala api itu dengan keyakinan penuh di sana. Sepanjang perbincangan di senja, kuselami belukar pikirannya, ide-ide, mimpi-mimpi, dan cerita-cerita masa depan yang ia sutradarai sendiri dengan gemilang kesyukuran.

Aku mencintainya. Penuh-penuh. Ah, mungkin cinta saja tak cukup untuk mewakili rasa ini. Dan keputusanku mencintainya ini tentu saja bukan keputusan yang mudah. Sebab yang aku tahu, cinta yang aku putuskan ini adalah cinta jiwa. Sekali saja cinta ini terlepas, gila lah aku. Maka, Anis Matta dengan buku Serial Cinta-nya mengatakan, “Tinggalkan cinta yang tak bisa kau miliki.” Ya. Begitulah cinta yang aku pilih untuknya. Sedetik saja aku tak sanggup lepas darinya. Ketika Umar Bin Khattab ditanyai berapa lama wanita sanggup (kuat) ditinggal oleh suaminya dia jawab, “tiga bulan” tapi, kalau aku yang ditanyai begitu aku menjawab, “satu hari pun tak sanggup.” Rasanya jiwaku hilang separuh dan tak ada lagi yang bermakna tanpanya.

Semalam aku ukir namanya di lenganku dengan kuas pacar. Tawanya pecah, matanya nanar bahagia. Aku begitu ingin mengatakan aku mencintainya kuat-kuat sambil memeluknya erat di tengah kerumunan orang-orang. Biar semua tahu. Biar semua cemburu.

Aku sangat percaya. Ia akan menjadi orang besar. Seperti cita-citanya. Seperti impiannya. Seperti semua yang ia tulis. Dan ia memilih aku untuk membersamainya. Dengan segala kemuliaan cinta kutemani, ku besarkan harapan-harapan yang ia lahirkan, kutampung segala gelisahnya, kucumbui segala cintanya. Membersamai hingga takdir memilih kami untuk terus bersama.
Mudahkan, ya robb. Mudahkan.

*khusus suamiku : Rois Rahma Fathoni yang ganteng sedunia sesemesta sejomantara πŸ˜€ :*
with lot a love :*

22.24
15092011

Iklan

About athifarahma

Kita perlu membangun dunia dengan kepercayaan harapan. Mata-mata manusia perlu menyala dengan sastra bukan tunduk banjir tangisnya.

5 responses »

  1. Aldilani berkata:

    wah..subhanallah, keren mba πŸ™‚

  2. […] A:*Ngasih link* , istrinya “kaisar_el_rema” nih.. Bagus broh I: Athifa Rahma ya? The best itu. Post di Grup lah broh biar rame.. A: Silakan.. I: Elo aja lah A: Lo udah baca? I: Iyalah, emang elo.. Tapi moralnya dapet ya, jadi laki harus punya prinsip dan cita2, supaya istri punya alasan utk membersamai smpai akhir.. haha A: Dalem abiiiz, wkwk.. Istrinya yang jelas juga memang harus se-visi broh πŸ˜€ […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s