Aleksandria

30 April 2009 jam 12:58Image

 

siapakah yang menggulung cinta
aleksanderia menjadi buih?
dari panjang mata memandang
menjebak menipu keindahan

dan darah segar
muncrat
pada polos setianya langit

sedang aku mati ditelan
gelindingan waktu
membatu
bersama bebalnya benteng sendu yang bisu

(antara Sheraton-benteng Qithbay)

Kaisar El Rema

 

 Ini puisi suami tahun 2009. Salah satu puisinya yang saya suka 🙂

Tapi katanya, ” Aku yang hari ini jangan samakan dengan aku pada tahun-tahun yang telah lewat.”

Just loving you. Ever After.

Iklan

About athifarahma

Kita perlu membangun dunia dengan kepercayaan harapan. Mata-mata manusia perlu menyala dengan sastra bukan tunduk banjir tangisnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s