Kudeta Berbedak Konstitusi

oleh : Kaisar El Rema

Di ujung  masa transisi, Mesir justeru dikudeta oleh Militer.  Kamis, 14 Juni 2012, Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk membubarkan parlemen, UU isolasi politik yang dikeluarkan parlemen untuk menjerat Ahmad Syafik dibekukan. Sebelumnya, Rabu 13 Juni 2012, Kementerian Kehakiman mengeluarkan dekrit bahwa militer maupun intel berhak mengangkap sipil. Baju baru UU Darurat Militer yang belum lama dibatalkan parlemen setelah bercokol selama 31 tahun. Menurut Muhammad Habib, wakil 1 Mursyid Am Ikhwanul Muslimin masa kepemimpinan Mahdi Akif, di surat kabar Afaq Arabiah : “Kunci kejahatan rezim Mubarak ada pada UU Darurat Militer.”

Hingga sekarang, DPT belum juga dibagikan KPU kepada Timses.  Banyak pihak menyinyalir Pemilu Presiden putaran kedua akan diwarnai dengan kecurangan. Meski begitu, FJP memutuskan terus memasang capresnya, Dr Muhammad Morsi, untuk bertarung melawan Ahmad Syafik. Agaknya, FJP ingin membongkar semua kejahatan pemilu presiden dari pada berputus asa mundur sebelum bertempur.

Dua hari ke depan, 16 – 17 Juni 2012, pemilu presiden putaran kedua akan berdarah-darah. Ini didasarkan pada Pemilu Legislatif 2005, dimana meskipun rezim Mubarak melakukan kecurangan, IM berhasil meraih 88 kursi, tapi harus mengorbankan 11 nyawa, belum lagi sejumlah besar luka-luka.

Mesir berada dalam masa yang sangat gelap. Jika Ahmad Syafik dinyatakan keluar sebagai pemenang –yang tentu saja kebersihan pemilu dipertanyakan- rakyat akan melawan, keluar ke Tahrir. Tapi semua akan berakhir dengan penangkapan yang sudah dilegalkan Kementerian Kehakiman. Adapun jika Mursi yang maju ke peringkat awal, posisinya tidak nyaman. Ada kemungkinan dimakzulkan. Sebab Mursi mencalonkan diri dari jalur partai, sedangkan parlemen sudah dibubarkan.

Usulan menunda Pemilu Presiden atau membatasi masa kepemimpinan presiden hanya satu tahun yang digulirkan Baradie juga tidak membuat permasalahan semakin membaik. Sebab dengan begini, Majelis Militer kembali berkuasa dan kapan pemilu sesungguhnya akan digelar sangat tidak bisa dipastikan. Gonjang-ganjing, instabilitas nasional kembali menjadi tontonan horor.

Kudeta berbedak konstitusi yang dilakukan oleh Majelis Militer tidak lain hanyalah pertanda kekhawatiran mereka akan kemenangan Mursi semakin jelas.  Meski begitu saya yakin rakyat yang mampu menumbangkan rezim yang telah berkuasa tiga dekade sangat mungkin bagi mereka menumpas sisa-sisa kekuasaannya. Dan saya yakin rakyat yang dihinakan, dibredel harga dirinya kemudian merasakan hawa kebebasan mustahil dalam waktu satu setengah tahun bersedia kembali dikurung. Entah bagaimana caranya, tapi saya yakin.

Iklan

About athifarahma

Kita perlu membangun dunia dengan kepercayaan harapan. Mata-mata manusia perlu menyala dengan sastra bukan tunduk banjir tangisnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s